Tentang Menyemai

Oleh : Ronny Tanumihardja (facebook)
Tips mendapatkan hasil semai yang baik.
Menyemai adalah langkah paling awal dari seluruh proses menanam dalam berhidroponik. Semaian yang baik adalah modal utama untuk mendapatkan hasil panen yang baik.
Kegagalan para pemula paling banyak terjadi pada tahapan ini dan seringkali membuat putus asa. Agar anda tidak mengulangi kesalahan yang sama sebaiknya pahami dengan benar tahapan ini untuk mendapatkan hasil panen yang baik.
Berikut ini adalah tahapan menyemai menggunakan rockwool yang biasa saya lakukan untuk mendapatkan bibit tanaman yang baik.
Semoga bermanfaat...!!!
(Masih belum mau berhidroponik di rumah sendiri?)
  1. Siapkan rockwool khusus untuk hortikultura (sebaiknya jangan gunakan rockwool untuk insulasi/peredam). Potong rockwool menjadi ukuran sekitar 2,5 × 2,5 × 2,5 cm menggunakan mata gergaji besi atau pisau bergerigi dengan gerakan mengiris agar mendapatkan hasil potongan yang rapih. 
  2. Jika dipotong dengan benar hasilnya akan seperti ini
  3. Rendam rockwool minimal selama 24 jam untuk menetralkan kadar pH nya lalu buang airnya dan tiriskan.
  4.  Letakkan rockwool yang sudah mengandung air pada wadah semacam nampan. 
  5. Upayakan agar sisi yang mudah terbelah menghadap ke atas
  6. Siap disemai. 
  7. Buatlah lubang pada rockwool dengan menggunakan tusuk gigi. Sesuaikan ukuran lubang dengan ukuran benih yang mau disemai dengan kedalaman maks sekitar 3 x ukuran benih.
  8. Ambil benih yang berukuran kecil dengan menggunakan ujung tusuk gigi yang sedikit basah
  9. Letakkan benih pada lubang di rockwool. Jumlah benih dalam setiap rockwool hrs disesuaikan dengan postur tanamannya. Tanaman dengan postur tinggi spt bayam dan kangkung hisa lebih dari 6 benih dlm 1 rockwool. Sedangkan tanaman yang melebar spt selada dan pakcoy cukup 1 benih per rockwool.
  10. Pastikan benih terpendam tidak terlalu dalam atau terlalu dangkal.
  11. Setelah semua rockwool terisi benih, tutup semaian menggunakan pastik hitam atau bahan lainnya yang tidak tembus cahaya
  12. Simpan di tempat gelap dan aman
  13. Dalam waktu sekitar 24 jam benih akan mulai pecah/ sprout (tergantung merek dan kualitas benih). Kecepatan sprout sangat tergantung pada kwalitas benihnya. Tidak usah menunggu hingga semua benih benar2 pecah semua. Jika sudah ada 1 atau 2 benih yang pecah langsung kenakan sinar matahari (simat) saja, sekali lagi: tidak usah tunggu sampai semua benih pecah.
  14. Buka plastik hitamnya dan kenalkan simat. Jaga kelembaban rockwool dengan cara menyemprotnya dengan sprayer halus secara berkala atau genangi wadahnya dengan air biasa tipis saja.
  15. Dalam waktu 3 hari saja semaian sudah akan seperti ini. Jangan lupa memberi label catatan pada wadah dari masing2 jenis tanaman: Jenis tanaman, merek benih dan tanggal semai.
  16. Benih yang baik peluang tumbuhnya bisa sampai 99%
  17. Jika dilakukan dengan benar tidak akan ada benih yang tumbuhnya etiolasi
  18. Khusus untuk tanaman yang sedikit berbatang spt sawi dan pakcoy postur semaiannya akan spt ini, sedikit memiliki batang tapi tidak berlebihan.
  19. Untuk jenis selada melebar seperti lettuce butterhead hasil semai yang baik akan seperti ini (nyaris tidak memiliki batang dan daunnya hampir rapat dengan permukaan rockwool)
  20. Ini contoh semaian yang etiolasi atau "kutilang" (kurus tinggi langsing). Ciri2nya: batang memanjang berlebihan dan jarak antara daun sulung ke permukaan rockwool sangat jauh. Bisanya ini terjadi krn anda terlambat membuka tutup hitam semaiannya atau anda meletakkan semaian yang sudah sprout di tempat yang kurang sinar matahari. Jika semaian anda seperti ini sebaiknya jangan diteruskan, lebih baik semai ulang saja krn pertumbuhannya tidak akan baik nantinya.
  21. Jika sudah berdaun 3 atau 4 atau sudah berumur 10 hari sejak pecah, semaian sudah bisa dipindahkan dan diberi nutrisi.
  22. Pasang sumbu flanel pada netpot
  23. Pastikan sumbu tidak terlipat dan selebar mungkin di dasar netpot. Basahi dengan cara merendamnya sesaat di air.
  24. Letakkan semaian di dalam netpot yang sudah bersumbu.
  25. Pastikan dasar rockwool nya menyentuh sumbu agar memudahkan penyerapan nitrisi
  26. Letakkan pada sistem yang anda inginkan
  27. Beri nutrisi sesuai usia dan jenis tanaman. Mulailah dengan 500 ppm lalu naikkan 100 ppm setiap minggu hingga tercapai ppm maksimalnya.




0 komentar:

 

Fast Respon

Telepon/SMS/WA: 081333102020
BBM: 7A15EEAC

Cek resi pengiriman

Translate